Warga Desa Rensing Bat digegerkan dengan aksi pencurian ternak yang menimpa salah satu anggota kelompok peternak di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) setempat. Seekor sapi jantan dilaporkan hilang dari kandang kolektif, dengan kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Menurut keterangan saksi, kejadian pencurian ini diperkirakan terjadi pada Sabtu, 5 Desember 2025, sekitar pukul 03.00 dini hari WITA. Sapi yang hilang tersebut adalah ternak milik pribadi Awaluddin, salah satu warga yang menitipkan sapinya di kandang kolektif BUMDES sebagai bagian dari program pemberdayaan desa.
"Kejadiannya diperkirakan jam 3 (pagi)," ujar H. Hamsiah, salah seorang masyarakat Rensing Bat yang juga peternak di kandang tersebut.
Aksi pencurian ini baru diketahui saat waktu azan subuh. Petugas kandang atau warga yang biasa beraktivitas di sekitar lokasi terkejut mendapati kandang tempat sapi Awaluddin kosong.
Dari hasil olah TKP sementara dan pemeriksaan jejak, pelaku pencurian ini diduga tidak hanya satu orang. Maling tersebut diperkirakan membawa sapi curian ke arah Utara kandang.
Kehilangan satu ekor sapi ini menjadi kerugian besar bagi Awaluddin dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan peternak lainnya yang juga menitipkan ternaknya di kandang kolektif.
Kandang kolektif BUMDES didirikan untuk meningkatkan keamanan dan memudahkan pengawasan ternak, namun rupanya masih bisa ditembus oleh kawanan maling. Dari keterangan H. Ham, di kandang sudah ada CCTV tapi malam itu tidak aktif karena ketiadaan koneksi internet yang belum diperbaiki pemilik.
Pihak desa dan BUMDES Rensing Bat diharapkan segera mengambil langkah pengamanan ekstra dan bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pencurian ini dan memberikan rasa aman kembali bagi para peternak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar