Lima Tahun Berkarya, Wushu Tournament Kembali digelar di Lombok Timur - gema darussalam

Breaking

gema darussalam

Bicara Apa Adanya, Berbagi Cerita dan Berita, Dari Desa Terbang Menyapa Dunia

Jumat, 12 Desember 2025

Lima Tahun Berkarya, Wushu Tournament Kembali digelar di Lombok Timur

 


Lombok Timur – Selama setengah dekade, tradisi kejuaraan seni bela diri Wushu di Lombok Timur terus berlanjut. Untuk yang kelima kalinya, Wushu Naga Selaparang Tournament kembali digelar, membawa semangat persaingan dan sportivitas di kalangan atlet muda daerah tersebut.

Perhelatan akbar ini secara resmi dibuka hari ini, Jumat 12 Desember 2025, bertempat di lokasi prestisius, Star Hall Selaparang, Selong, Lombok Timur. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, hingga tanggal 14 Desember 2025, menjadi panggung bagi potensi-potensi Wushu terbaik di Lombok Timur.




Tournament tahun ini dipadati oleh antusiasme yang tinggi, diikuti oleh puluhan para pewushu dari berbagai sasana dan klub Wushu di seluruh Lombok Timur. Mereka berkompetisi dalam dua kategori utama: tingkat anak-anak dan tingkat remaja. Ajang ini berfungsi sebagai wadah penting untuk mengukur kemampuan, mempererat silaturahmi antar sasana, dan yang terpenting, menjaring atlet-atlet berbakat yang siap mewakili daerah di kancah yang lebih tinggi.


"Setiap tahun, kami melihat peningkatan kualitas teknik dan mental para atlet. Ini adalah bukti bahwa semangat Wushu di Lombok Timur terus membara," ujar salah satu panitia pelaksana.


Salah satu kontingen yang menarik perhatian dalam kategori anak-anak adalah dua pewushu cilik yang datang jauh-jauh dari Desa Rensing Bat. Mereka adalah  Muhammad Faizi Halimi dan Muhammad Razka Alhafiz. Kedua atlet muda ini diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik mereka dan menunjukkan bahwa bakat Wushu tersebar merata hingga ke desa-desa di Lombok Timur. Keikutsertaan mereka menambah semarak dan menunjukkan inklusivitas dari tournament ini.




Semoga Tournament Wushu Naga Selaparang yang kelima ini dapat berjalan sukses, menghasilkan juara-juara baru, dan terus melestarikan warisan seni bela diri Tiongkok ini di Bumi Patuh Karya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar