Aksi pencurian hewan ternak kembali meresahkan warga. Pada Rabu (21/01/2026) dini hari, dua ekor sapi milik Amaq Sepiah (alias Tan), warga Dusun Lepok, Desa Rensing Bat, dilaporkan dibawa kabur oleh pencuri saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.
Peristiwa diperkirakan terjadi sekitar dini hari pukul 03.00 WITA. Memanfaatkan situasi desa yang sepi dan cuaca hujan deras, pelaku diduga masuk ke area kandang dengan cara merusak tembok pembatas.
Amaq Sepiah baru menyadari kehilangan tersebut pada pagi harinya. Sepulang dari masjid setelah melaksanakan salat Subuh berjamaah, ia berniat membuat kopi di dapur. Namun, saat memeriksa kandang, ia terkejut mendapati kedua sapinya sudah tidak ada di tempat.
Segera setelah menyadari kehilangan tersebut, pemilik dibantu warga sekitar langsung melakukan pencarian dengan menelusuri bekas jejak kaki sapi di sekitar lokasi.
Hal mengejutkan terjadi saat pencarian berlangsung. Tak jauh dari rumah korban, tepatnya di tengah sawah milik tetangga, ditemukan satu ekor sapi milik Amaq Sepiah yang tertinggal. Sapi tersebut diduga kuat melakukan perlawanan atau enggan mengikuti tarikan pelaku hingga akhirnya terjebak dan ditinggalkan oleh pencuri di tengah kegelapan malam.
"Alhamdulillah wa innalillaah, satu dari dua ekor sapi dapat kembali. Kemungkinan sapinya tidak mau ikut atau melawan saat dibawa maling," ujar kerabat korban.
Meski satu ekor sapi berhasil ditemukan, satu ekor lainnya hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga desa untuk lebih waspada, terutama saat cuaca ekstrem yang sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT. Semoga keluarga Amaq Sepiah diberikan ketabahan atas ujian ini dan segera mendapatkan ganti yang lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar